Showing posts with label Berita-Dunia. Show all posts
Showing posts with label Berita-Dunia. Show all posts

Thursday, October 20, 2011

Tewas, Jasad Khadafi Diamankan

Foto : Pemimpin Libya Moammar Khadafi (AFP)
Foto : Pemimpin Libya Moammar Khadafi (AFP)
SIRTE - Kepala Militer Dewan Transisi Nasional Libya (NTC) melaporkan, Moammar Khadafi tewas dalam baku tembak. Jasad Khadafi pun segera dilarikan ke sebuah tempat rahasia dengan alasan keamanan.

Seperti diberitakan Aljazeera, Kamis (20/10/2011), mantan Pemimpin Libya Moammar Khadafi tewas setelah adanya baku tembak. Dirinya pun ditemukan oleh pasukan NTC di lubang tempat persembunyiannya.

Jenazah dari Khadafi pun segera dibawa oleh helikopter menuju tempat rahasia dengan alasan keamanan. Menurut kabar, jasad Khadafi dibawa ke Kota Misrata. Deru bunyi tembakan pun terdengar sangat meriah di Kota Sirte yang merupakan tempat kelahiran Khadafi.

Setelah baku tembak berlangsung, Khadafi pun terluka parah dan dirinya tewas. Saat ditemukan, Khadafi juga sempat meminta kepada para pasukan NTC agar tidak melepaskan tembakan kepadanya.

"Khadafi juga tertembak di kepalanya," ujar salah satu pasukan NTC Abdel Majid Mlegta.

Berita tentang kematian Khadafi dalam petempuran di Sirte juga sempat simpang siur. Beberapa media mengabarkan Khadafi tertangkap, namun yang lain mengatakan Khadafi telah tewas.(rhs)

Barat Sambut Kematian Khadafi

Foto : Pemimpin Libya Moammar Khadafi (AFP)
Foto : Pemimpin Libya Moammar Khadafi (AFP)
LONDON - Para petinggi negara Barat menyambut kematian dari mantan Pemimpin Libya Moammar Khadafi. Mereka mangatakan, kematian Khadafi adalah akhir dari tirani, diktatorisme dan peperangan.

Senator Amerika Serikat (AS) John McCain mengatakan, kematian Khadafi merupakan tahap akhir dari Revolusi Libya, dirinya pun menginginkan adanya hubungan yang erat antara AS dan Libya di masa yang akan datang.

"Kematian Moammar Khadafi adalah akhir dari Revolusi Libya. Saat ini warga Libya berfokus untuk memperkuat persatuannya, membangun negaranya dan melakukan transisi demokrasi," ujar McCain seperti dikutip Al Arabiya, Kamis (20/10/2011).

"AS bersama negara Eropa dan Arab akan memperkuat dukungannya bagi warga Libya untuk tahapan perkembangan selanjutnya," tambahnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan, kematian Khadafi menjadi kesempatan bagi warga Libya untuk mengenang para korban yang tewas dalam penindasan yang dilakukan rezim Khadafi.

"Saya rasa hari ini merupakan hari untuk mengenang seluruh korban yang tewas di tangan rezim Khadafi, termasuk di antaranya mereka yang tewas dalam kasus Lockerbie," ujar Cameron.

Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe juga mengatakan, kematian Khadafi merupakan akhir dari tirani selama 42 tahun dan juga merupakan awal dari demokrasi di Libya.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton mengatakan, warga Libya saat ini sudah bisa melihat masa depan. Ashton juga mendesak para petinggi di Libya agar menghormati HAM dan bertindak secara demokratis.

Sektretaris Jendral Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebelumnya juga sudah mengatakan, pascakematian Khadafi, warga Libya akan mendapatkan sebuah tantangan dan kesulitan, dan PBB juga sudah mengingatkan, akan membantu Libya.(rhs)

Khadafi Ditelanjangi & Diinjak-Injak

Foto : Khadafi tersungkur (Aljazeera)
Foto : Khadafi tersungkur (Aljazeera)
SIRTE - Pasukan Dewan Transisi Nasional (NTC) tampak menghajar Moammar Khadafi dalam penyergapannya di Sirte. Khadafi pun tampak diinjak-injak dan baju Khadafi pun tampak robek.

Pasukan NTC tampak mengerubungi Khadafi yang tergeletak di tanah. Pakaian pun tampak terkoyak. Bagian lengan bajunya menjuntai.

Khadafi terlihat bertubuh kurus. Rambutnya juga terurai. Pimpinan Libya itu diinjak-injak oleh pasukan NTC.

Mantan Pemimpin Libya Moammar Khadafi dikabarkan sudah tewas ketika dirinya ditangkap oleh pasukan NTC. Saat penyergapan terjadi, Khadafi tampak bersembunyi di sebuah lubang rahasia. Demikian seperti diberitakan Aljazeera, Kamis (20/10/2011).

Jenazah Khadafi langsung dibawa oleh pihak yang berwajib dengan alasan keamanan.

Sorak sorai meramaikan Kota Sirte, sementara itu, di Tripoli, bendera Libya yang baru sudah dikibarkan.

Diberitakan, Khadafi telah tertembak di bagian kepala dan pada saat itulah dirinya terluka dan akhirnya tewas.(rhs)

Monday, October 3, 2011

Menhut: 2/3 Hutan di Indonesia Hilang

Ilustrasi (Foto: Greenpeace)
Ilustrasi (Foto: Greenpeace)

DEPOK� Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengungkapkan lebih dari 40 tahun hutan Indonesia tereksploitasi sehingga luasnya semakin berkurang. Dari 130 juta hektar, kini hanya tersisa 80 juta hektar saja atau sekitar dua pertiga yang hilang akibat eksploitasi.

Sesuai instruksi Presiden, kata Zulkifli, pihaknya menargetkan penanaman pohon kembali lebih dari 1 juta pohon di tahun 2011. Sedangkan tahun lalu, pihaknya telah melampaui target yaitu dengan menanam 1,2 juta pohon.

�Targetnya hanya 1 juta saja. Tapi tertanam hingga 1,5 juta pohon. Tahun ini kami berharap mampu melebihi tahun lalu, untuk itu kami meminta agar jaga kembali hutan Indonesia. Sudah lebih dari 40 tahun hutan kita tereksploitasi, dua pertiga sudah hilang,� kata Zulkifli usai penanaman pohon di Pesantren Hidayatullah, Kecamatan Cilodong, Depok, Senin (03/10/11).

Zulkifli menegaskan, kegiatan pembalakan liar dan pembakaran hutan untuk alih fungsi harus segera dihentikan. Dengan begitu Indonesia akan menjadi negara penghasil kayu nomor satu.

�Kegiatan penanaman pohon harus digalakkan kembali. Hutan di Jawa dan Sumatera sudah hilang, hampir 67 persen luas daratan Indonesia berupa hutan. Hal itu memberikan harapan besar bahwa sektor kehutanan mampu memberikan sumbangsih nyata dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat,� tegasnya.


Sumber: http://news.okezone.com/read/2011/10/03/337/510214/menhut-2-3-hutan-di-indonesia-hilang

Saturday, October 1, 2011

Bambu Akan Dijadikan Ikon Indonesia

Festival Bambu Nusantara ke-5. (Foto : Pasha Ernowo/okezone).
Festival Bambu Nusantara ke-5. (Foto : Pasha Ernowo/okezone).

FESTIVAL Bambu Nusantara V, yang digelar hari ini di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Kota Bandung, secara resmi dibuka.


Direktur Promosi Dalam Negeri Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata M Faried mengatakan, dengan diadakannya festival bambu nusantara ke lima sebagai sarana yang ampuh untuk promosi bambu ke dunia internasional.


"Ini terbukti dengan keterlibatan negara-negara lain yang ikut serta dalam pengelanggaraan festival bambu nusantara bertambah banyak," kata Faried, kepada wartawan saat membuka Festival Bambu Nusantara ke-5 di Bandung, Sabtu, (1/10/2011).


"Tidak hanya itu, untuk ke depannya kami akan membuat bambu sebagai ikon Indonesia di dunia internasional," terangnya.


Lanjut Faried, pada penyelenggaraan tahun ini, generasi muda sangat diharapkan berperan dalam pelestarian bambu itu sendiri.


"Seperti Saung Mang Ujo, yang mulai saat ini melakukan regenerasi pengenalan angklung. Agar angklung yang sudah diakui UNESCO sebagai world heritage dapat dilestarikan," ujarnya.


Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengungkapkan, keterlibatan musisi asing sangat banyak pada tahun ini.


"Penyelenggaraan acara ini sangat khusus dikarenakan keterlibatan musisi asing semakin banyak. Ini terlihat dimana musisi Jepang yang memainkan arumba. Ini terbukti kalau bambu sudah mendunia di internasional," tuturnya.


"Diharapkan ke depan bambu lebih mendunia di internasional," harapnya.

Sumber: http://travel.okezone.com/read/2011/10/01/408/509519/bambu-akan-dijadikan-ikon-indonesia

Friday, September 30, 2011

Perjuangan Odha Menembus Ajang Internasional

Buku mengungkap realitas perjuangan orang hidup dengan AIDS (Foto:  dewey.petra.ac.id)
Buku mengungkap realitas perjuangan orang hidup dengan AIDS (Foto: dewey.petra.ac.id)
Pagi-pagi sekali, Derajat Ginanjar (31) berangkat menuju Pasar Minggu, Jakarta. Cara yang ditempuhnya tidak lazim, dia pergi ke Ibu Kota bukan menggunakan sepeda motor atau sepeda, tetapi berjalan kaki.

Ginan, sapaan akrabnya, adalah salah seorang pendiri komunitas Rumah Cemara. Komunitas ini bergerak di bidang pendampingan bagi pecandu narkoba dan orang yang hidup dengan HIV/AIDS (Odha). Ginan sendiri dinyatakan positif HIV/AIDS sejak 2000 akibat penggunaan jarum suntik tidak steril.

Ginan melakukan jalan kaki Bandung-Jakarta berjarak 135 kilometer sebagai rasa syukur karena tim street soccer (sejenis futsal) Rumah Cemara, bisa berangkat ke Prancis mengikuti kejuaraan sepakbola dunia antar-tunawisma atau Homeless World Cup (HWC) 2011.

Rumah Cemara menjadi satu-satunya tim Indonesia yang berangkat ke kompetisi dunia tersebut. Ginan yang merupakan kapten tim bersama delapan anggota, pelatih, dan manajer berangkat 18 Agustus lalu. Ajang tersebut dimulai 21 hingga 30 Agustus di sebuah lapangan yang berada di bawah menara Effel Paris, Prancis.

�Ini nazar pribadi saya sebagai rasa sukur sekaligus untuk menarik atensi orang, terutama pemerintah,� kata Ginan sebelum berangkat jalan kaki menuju Jakarta beberapa waktu lalu.

Aksi jalan kaki Ginan juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa Odha tidak lemah dan pesakitan. Ginan berharap aksi jalan kakinya hingga keikutsertaan mereka ke dalam Homeless World Cup (HWC) 2011 bisa membuka mata masyarakat dan dunia bahwa Odha bisa beraktivitas seperti orang biasa.

Ginan memulai jalan kaki selama empat hari yang dimulai pada Sabtu 6 Agustus lalu. Dia melakukannya sendirian, bertolak dari kantor Rumah Cemara di Jalan Gegerkalong Girang 52 Bandung, Jawa Barat.

Untuk memantau kondisi kesehatan selama jalan kaki, sebanyak enam orang tim Rumah Cemara mengikutinya dengan sepeda motor dan mobil. Jalur yang ditempuhnya meliputi Ciwaruga Bandung, Kabupaten Bandung Barat, hingga perbatasan Kabupaten Bandung. Setelah keluar batas kota Bandung, Ginan bersitirahat di check point yang disediakan tim Rumah Cemara, yakni Ciranjang.

Check point yang disediakan Rumah Cemara untuk peristirahatan Ginan meliputi Padalarang, Cianjur, Cipanas, Cisarua, Bogor, Depok. Pada hari keempat Ginan sampai di Pasar Minggu, Jakarta.

Tiap sampai di check point, Ginan istirahat tiap pukul 21.00 WIB dan memulai kembali jalan kaki esok harinya mulai pukul 09.00 WIB.

Humas Rumah Cemara Bonang (26) mengatakan, ide Ginan memang agak nyeleneh. Sebuah nazar yang tidak sederhana jika dilakukan seorang diri. Apa lagi dilakukan oleh seorang Odha, tetapi dengan aksi jalan kaki diharapkan ada perhatian baik dari masyarakat maupun dari pemerintah terhadap odha.

"Masyarakat jadi bisa lihat bahwa seorang Odha bisa menempuh jarak jauh dengan hanya jalan kaki," terang Bonang, kepada okezone.

Bonang menuturkan, nazar Ginan dilatarbelakangi dengan ditunjuknya Rumah Cemara sebagai National Organizer sejak 2009. Tugasnya untuk memilih perwakilan Indonesia yang ingin bertanding di ajang HWC.

Awalnya Rumah cemara akan mengikuti HWC 2010 di Brasil, namun keikutsertaan Rumah Cemara dalam Homeless World Cup urung dilaksanakan karena terkendala modal. Padahal Rumah Cemara menjadi satu-satunya komunitas di Indonesia yang diundang Homeless World Cup.

Untuk mengongkosi tim ke Prancis, waktu itu Rumah Cemara perlu dana Rp240 juta. Tim yang rencananya berangkat sebanyak 10 orang, terdiri dari delapan pemain dan dua official. �Dulu kita bertekad, dengan atau tanpa bantuan pemerintah, tim sepakbola Rumah Cemara akan berusaha menggalang dana,� tutur Bonang.

Nah, tahun ini rombongan Rumah Cemara bisa mengumpulkan ongkos untuk mengikuti ajang tersebut. Uang didapat dari penggalangan dana selama setahun melalui penjualan mercendaise, pengumpulan koin, hingga roadshow di beberapa universitas di Kota Bandung. Selain itu, Rumah Cemara juga berhasil mendapat sponsor dari swasta dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Homeless World Cup merupakan sepakbola empat lawan empat yang diselenggarakan khusus bagi tim sepak bola yang berasal dari organisasi atau komunitas yang peduli terhadap masalah-masalah sosial.

Event tahunan ini sudah digelar sejak 2003. Tahun ini Homeless World Cup diikuti berbagai organisasi dari 70 negara, yakni dari berbagai LSM dunia yang peduli pada masalah tunawisma, kaum miskin kota, pengangguran, kemiskinan, orang cacat, mantan narapidana, narkotik.

�Satu-satunya komunitas Odha hanya dari kita sebagai wakil Indonesia,� pungkasnya.

Sumber: http://news.okezone.com/read/extend/2011/08/24/345/495704/perjuangan-odha-menembus-ajang-internasional

Thursday, September 29, 2011

Tak Manusiawi Mengungkung Hasrat Seksual Napi

wikimediacommons
wikimediacommons
JAKARTA - Milana Anggraeni, istri terpidana kasus mafia pajak Gayus Tambunan tengah hamil besar saat ini. Hal tersebut kemudian menimbulkan spekulasi di masyarakat, bagaimana Milana bisa hamil, padahal suaminya sudah selama kurang lebih 17 bulan mendekam di penjara. Jika memang itu anak Gayus, maka pertanyaan lain pun muncul, dimana mereka melakukan hubungan suami istri?

Tapi yang jelas, menyusul kabar ini, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar langsung hadir dengan gagasan lama. Dia mengaku tengah mengkaji untuk menambah fasilitas khusus di Lapas, berupa ruang untuk melakukan hubungan seks bagi para Napi yang telah berkeluarga di penjara.

Gagasan Patrialis ini menuai banyak opini, ada yang mengkritiknya sebagai gagasan yang aneh, ada yang menganggapnya hanya menjadi tambang baru pungutan liar di dalam Lapas, namun ada pula yang setuju dengan gagasan ini.

Lantas, sebenarnya seberapa penting keberadaan fasilitas ini bagi warga Lapas sendiri?

Berikut wawancara okezone dengan Psikolog Teddy Hidayat pada Rabu (13/9/2011), terkait urgensi direalisasikannya gagasan tersebut.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai gagasan Menkumham untuk menambah fasilitas ruang bercinta bagi Napi yang telah berkeluarga, di dalam Lapas?

Saya rasa gagasan ini cukup menarik, selama ini kan di dalam Lapas itu jenis kelaminnya sama, pria dikumpulkan bersama pria, wanita dengan wanita. Sementara manusia itu adalah makhluk biologis yang butuh penyaluran hasrat seksual dengan lawan jenis. Tidak manusiawi mengungkung hasrat ini. Tapi kalau menteri punya ide itu semestinya didukung bukti dari hasil penelitian yang memadai.

Seberapa mendesakkah kebutuhan Napi untuk melakukan hubungan seksual ini dipenuhi?

Secara naluriah, mereka yang sudah menikah dan berada di kisaran usia 30-40 tahun saja, rata-rata melakukan hubungan suami istri 1-2 kali dalam semingggu. Bisa dibayangkan jika mereka dipenjara, praktis aktivitas yang biasa dilakukan ini terhenti. Kalau hanya satu sampai dua bulan saja dipenjara, mungkin masih bisa menahan untuk tidak berhubungan seksual. Namun bagaimana dengan mereka yang dipenjara berpuluh-puluh tahun. Makin lama mereka akan makin bingung bagaimana menyalurkannya.

Lantas akibatnya?

Sudah menjadi rahasia umum terjadi hubungan seksual dengan sejenis, di dalam Lapas. Mengingat, memang tidak ada lawan jenis yang dikumpulkan bersama di sana. Tapi itu bukan berarti homoseksual, tapi memang keadaan saja yang memaksa demikian. Penyimpangan perilaku ini yang harus diteliti. Pemerintah tidak boleh menutup mata dengan fakta ini. Pasalnya, jika dibiarkan saja, selain tidak manusiawi, aktivitas ini juga besar resiko terhadap penularan penyakit, seperti HIV/AIDS. Di Nusakambangan kondisi ini pasti lebih parah, karena para tahanan disana rata-rata dihukum dalam jangka waktu lama, bahkan saya tahu ada yang seumur hidup. Penyediaan kondom di Lapas juga saya lihat minim. Memang dengan menyediakan kondom di Lapas kesannya melegalkan hubungan sejenis, namun hal itu lebih baik untuk mencegah penyakit menular.

Apa yang harus diperhatikan jika fasilitas ini jadi direalisasikan?

Tentunya pengaturannya harus diperhatikan dengan baik. Kalau nantinya mereka pakai harus bayar, ini harus diawasi agar tidak menjadi sumber korupsi. Lalu harus dibuat penjadwalan untuk para Napi ini, supaya adil, jangan sampai ada yang kebagian ada yang tidak. Teknisnya harus bekerja sama dengan petugas kesehatan dan psikiater yang dapat mengklasifikasikan mana Napi yang butuh segera dan mana yang belum, jadi bisa tepat pengaturan jadwalnya. Selain itu yang lebih penting adalah memastikan hanya Napi yang sudah berkeluarga yang bisa memanfaatkan fasilitas ini, tentu dengan istri sahnya. Jangan sampai disalahgunakan Napi dengan menyewa perempuan.

Sumber: http://news.okezone.com/read/2011/09/14/62/502368/tak-manusiawi-mengungkung-hasrat-seksual-napi

Alasan SBY Jarang Pakai Jas

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

JAKARTA- Dalam kesehariannya mengemban tugas negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku jarang memakai jas dan lebih menyukai menggunakan kemeja batik.

Sebagai orang nomor satu negeri ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku jarang mengenakan jas untuk kelengkapan penampilannya. Stelan safari warna abu-abu polos berlengan pendek dan kemeja batik.

�Saya jarang pakai jas. Sekali- kali pakai, takut dikira enggak punya jas,� kata Presiden SBY saat akan menerima tim Oxford Business Group Indonesia di Kantor Presiden, Kamis (29/9/2011).

Pantauan okezone, Presiden Yudhoyono tampil dengan stelan jas warna abu yang membungkus kemeja putih berdasi abu bergaris hitam.

SBY mengemukan dengan lebih menggunakan batik juga sekaligus bisa mendorong pertumbuhan produk khas Indonesia serta mendorong pertumbuhan bisnis perajinnya, yang pada akhirnya juga akan mendorong perekonomian di dalam negeri.

�Saya cinta dan pakai batik,� tukasnya.


http://news.okezone.com/read/2011/09/29/337/508561/alasan-sby-jarang-pakai-jas

Polair Polda Sumut Amankan 141 Tringgiling

Trenggiling (Foto: Reskrimum.metro.polri.go.id)
Trenggiling (Foto: Reskrimum.metro.polri.go.id)

BELAWAN- Petugas kapal patroli Dit Pol Air Polda Sumatera Utara mengamankan 141 ekor tringgiling yang sedang dibawa tiga orang dengan menggunakan sampan di tengah laut Belawan.

Tiga pelaku tersebut yakni Adi Siswanto (28), Edi Sutrisno (30), dan Dedi Arianto (29). Masing masing penduduk Blok GG Kelurahan Nelayan Indah Kecamatan Medan Labuhan.

Dedi Arianto, seorang tersangka, mengungkapkan tringiling tersebut milik Mukur dibawa dari Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, yang akan dibawa ke tengah laut untuk ditransfer ke salah satu kapal yang akan berlayar ke Malaysia.

Dedi menambahkan, mereka tidak mengetahui nama kapalnya karena mereka hanya sebagai pekerja dan dibawar Rp200 ribu per orangnya. Mereka ditangkap saat sampan yang digunakannya di tengah Perairan Belawan Rabu 28 September petang sekira pukul 17.30 WIB.

Kasubdib Gakkum Dit Polda Sumatera Utara AKBP Burhanuddin Desky mengatakan, tersangkap ditangkap membawa 141 ekor tringgiling dan 111 ekor di antaranya dalam keadaan masih hidup.

Guna menyelamatkan tringgiling yang masih hidup, pihak Dit Pol Air Polda Sumatera Utara menyerahkan tringgiling tersebut ke perlindungan kehewanan sumber alam atau PKSA di medan.

Sedangkan para tesangka terancam pasal 40 ayat 2 jo 21 undang-undang nomor 5 tahun 1990 dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp300 juta.



http://news.okezone.com/read/2011/09/29/340/508848/polair-polda-sumut-amankan-141-tringgiling

Hutan Jati di Nganjuk Hangus Terbakar

Ilustrasi
Ilustrasi

NGANJUK � Hutan jati di wilayah utara Kabupaten Nganjuk Jawa Timur pada Kamis (20/9/2011) siang terbakar. Kebakaran yang terjadi secara tiba-tiba itu sempat membuat petugas Perhutani panik.

Kebakaran hutan jati ini terjadi di wilayah utara Kabupaten Nganjuk tepatnya di Desa Sambikerep Kecamatan Rejoso yang berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro. Tanpa sebab yang jelas, api secara tiba-tiba berkobar dan merembet melalui tanaman hutan yang sudah mengering akibat kemarau.

Petugas dari Perhutani yang mengetahui hal ini tampak panik dan langsung melakukan pemadaman.

Meski hamparan lahan bekas terbakar tampak di sejumlah tempat, namun petugas dari Perhutani yang menolak dikonfirmasi ini mengklaim kebakaran hutan baru pertama kali ini terjadi di Desa Sambikerep.

Belum diketahui pasti sebab kebakaran, namun diduga akibat ulah orang iseng yang tidak bertanggungjawab. Luas lahan yang terbakar tak lebih dari satu hektar.


Sumber:

http://news.okezone.com/read/2011/09/29/340/508854/hutan-jati-di-nganjuk-hangus-terbakar

Angin Puting Beliung Terjang Bengkalis


Ilustrasi (Foto: pirba.ristek.go.id)
Ilustrasi (Foto: pirba.ristek.go.id)

RIAU - Angin puting beliung melanda Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (29/9/2011). Akibatnya sejumlah sekolah dan puluhan rumah warga mengalami rusak berat.

Proses belajar mengajar siswa pun terpaksa dilburkan sementara. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Sedikitnya dua bangunan sekolah dan 20 rumah warga Mandau Bengkalis, Riau rusak dihantam angin puting beliung. Bangunan SDN 68 dan SDN 55 Talang Mandi porak poranda dihantam angin puting beliung.

Untuk menyiasatinya, pihak sekolah berencana mencari tempat dengan membuat tenda tempat siswa melakukan kegiatan belajar mengajar sementara. Angin puting beliung juga menghantam puluhan rumah warga dan dua diantaranya rata dengan tanah.

Menurut seorang warga, Marni, angin disertai petir dengan kencang terjadi dan menghantam rumahnya pada Kamis pagi. Marni yang panik langsung bergegas keluar rumah menyelamatkan diri dan anaknya.

Warga hingga petang tadi masih berusaha memperbaiki rumahnya yang rusak akibat bencana tersebut. Masih banyak dari warga yang mengharapkan bantuan dari Pemkab Bengkalis dan Pemprov Riau lantaran hingga kini belum ada pihak penanggulan bencana dari Pemkab Bengkalis yang melakukan pendataan.