Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Monday, October 24, 2011

Kebebasan Internet dan Demokrasi

Internet telah menjadi ruang publik paling utama di abad ke-21.

100802_dubes-as--scot-marciel_300_225.jpg (300�225)

VIVAnews - Hanya setahun lalu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, menyerukan komitmen global bagi kebebasan Internet. Berdasarkan kerangka dasar hak asasi manusia universal, Kebebasan Internet--atau seperti yang didefinisikan oleh Menlu Clinton sebagai kebebasan berkoneksi--menjamin kebebasan berkumpul, berekspresi, dan berkumpul di dunia maya.

Saat ini, dengan terjadinya berbagai peristiwa global, komitmen ini menjadi jauh lebih penting dari sebelumnya. Dengan menjaga hak-hak ini di era digital, kita juga akan menjaga potensi dan janji masa depan Internet untuk menjadi sebuah tempat pertukaran ide, inovasi, koneksi dan pertumbuhan ekonomi.

Dengan latar belakang kejadian di Mesir baru-baru ini, dan penutupan Internet terbesar yang terjadi di masa kita, kita telah mendengar berbagai permintaan dari Presiden Obama, Menteri Luar Negeri Clinton, dan para pemimpin dunia agar kita semua menghormati kebebasan untuk berkoneksi dan berkomunikasi, khususnya dalam pencarian dan pertukaran informasi lewat Internet.

Indonesia memiliki komunitas Facebook terbesar kedua di dunia, dan pengguna ketiga terbesar untuk Twitter, dan juga �rumah� bagi jutaan blog dengan segala macam topik: fotografi, politik, agama, olahraga, dan fesyen, yang merupakan topik-topik umum yang dibaca dan ditulis.

Internet telah menjadi ruang publik paling utama di abad ke-21--telah menjadi tempat bertemu bagi seluruh warga dunia. Bangsa Indonesia hidup di negara bebas di mana undang-undang dasar menjamin kebebasan individu seperti kebebasan berkumpul, berhimpun, dan berekspresi.

Oleh sebab itu Indonesia tidak mengenal jenis kelamin, agama, etnis, atau latar belakang ekonomi untuk memiliki akses Internet secara terbuka yang akan digunakan untuk mendapatkan informasi, mengeluarkan pendapat, dan berkumpul bersama-sama secaraonline.

Berbagai aksi-aksi sipil damai yang telah kita lihat seperti Indonesian Unite dan �Koin untuk Prita�, mulai bermunculan di Internet. Warga-warga dari seluruh dunia setiap hari bertemu dan saling berhubungan lewat Internet untuk melihat berita dan bertukar informasi tentang apa yang terjadi di dunia atau untuk menjamin agar suara mereka didengar.

Lewat berbagai dialog ini, baik secara online atau percakapan langsung, berbagai dimensi baru dalam perdebatan yang telah kita lakukan selama berabad-abad mulai muncul, seperti: cara-cara memerintah yang terbaik, cara-cara untuk menegakkan keadilan, cara-cara untuk meraih kemakmuran dan cara-cara menciptakan kondisi-kondisi yang mendukung pembangunan jangka panjang, baik di dalam maupun di luar negeri kita.

Pilihan solusi

Keterhubungan yang muncul di era digital telah menciptakan dorongan baru mencari solusi bagi berbagai isu-isu lama tersebut. Untuk itu, pemerintah-pemerintah dunia saat ini harus mengambil keputusan-keputusan sulit yang akan menentukan masa depan Internet.

Kita mengenal pilihan-pilihan tersebut, tetapi kita tidak mengetahui cara untuk menolak pilihan-pilihan itu. Bagaimana kita bisa memilih untuk melindungi antara kebebasan dan keamanan? Antara transparansi dan kerahasiaan? Antara kebebasan berekspresi dan toleransi serta kerukunan?

Pertama, kebebasan dan keamanan terlalu sering dipandang sebagai sesuatu yang saling berdiri sendiri, tetapi kita harus mempunyai keduanya, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Kita diperingatkan setiap hari akan janji sekaligus bahaya era informasi. Kita harus memiliki keamanan yang cukup untuk mewujudkan kebebasan, tetapi jangan terlalu banyak, hingga akan membahayakan kebebasan. Dalam menyeimbangkan antara kebebasan dan keamanan, tolok ukurnya adalah aturan hukum. Kepatuhan kita pada aturan hukum tidak hilang begitu saja di dunia maya.

Begitu pula komitmen kita terhadap kebebasan sipil. Amerika Serikat mempunyai tekad yang sama kuatnya baik di dunia nyata maupun di dunia maya untuk melacak dan menghentikan tindak terorisme dan kejahatan. Dalam dua sisi itu, kita berupaya meraih tujuan tersebut sesuai dengan nilai-nilai yang kita anut.

Bukan rahasia lagi bahwa �keamanan� sering dijadikan pembenaran untuk menghancurkan kebebasan Internet. Pemerintahan yang menangkapi para blogger, yang mencampuri kegiatan warganya, dan yang membatasi atau menutup akses ke informasi dengan alasan menjaga keamanan tidaklah dibenarkan. Membungkam gagasan tidak akan membuat gagasan itu hilang.

Kedua, kita wajib melindungi baik transparansi maupun kerahasiaan. Transparansi itu penting. Kita bisa dan harus memberikan warga negara informasi mengenai pemerintah mereka dan membuka pintu bagi mereka untuk berbisnis yang dulunya tertutup bagi sebagian besar orang. Namun, kerahasiaan juga merupakan hal yang penting.

Kerahasiaan menjaga kemampuan organisasi dan pemerintahan dalam menjalankan misi mereka dan dalam melayani kepentingan masyarakat. Pemerintahan memang memiliki standar yang lebih tinggi dalam menjaga kerahasiaan karena mereka melayani kepentingan masyarakat.

Akan tetapi, semua pemerintahan menerapkan derajat kerahasiaan tertentu ketika menangani masalah-masalah seperti keselamatan umum dan keamanan nasional. Sebagai contoh, tidaklah wajar untuk mempublikasikan detail perundingan sensitif antarnegara tentang bagaimana menempatkan dan membuang bahan nuklir, atau bagaimana memerangi kekerasan oleh mafia narkoba

Ketiga, kita harus berusaha untuk melindungi kebebasan berekspresi, dan pada saat yang sama memupuk toleransi. Sama seperti alun-alun kota, Internet adalah rumah bagi setiap jenis pidato: palsu, ofensif, konstruktif dan inovatif. Dengan populasi online lebih dari dua milyar yang berkembang pesat, sifat dan variasi pidato-pidato secara online juga akan berkembang.

Tidak dapat dipungkiri, sejalan dengan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, semua orang memiliki hak untuk bebas berekspresi. Tantangannya adalah untuk memenuhi komitmen kebebasan berekspresi secara online dengan menekankan pentingnya manfaat Internet untuk memajukan toleransi dan perdamaian.

Kami percaya bahwa cara terbaik untuk melakukan ini adalah mempromosikan kebebasan berbicara lebih banyak dan tidak membatasinya. Mengekspos dan menantang pidato ofensif, bukan menekannya, akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merespons and mengawasi. Ide-ide dan gagasan akan menjadi lebih kuat, dan mereka yang tidak memiliki dasar akan pudar seiring dengan waktu.

Melalui kebebasan Internet, kita memiliki kesempatan langka untuk mengikat masalah hak asasi manusia dengan aspirasi kami untuk kemakmuran ekonomi bersama. Prinsip-prinsip kebebasan Internet berakar pada keterbukaan sehingga Internet dapat tetap menjadi mesin ide-ide, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi.

Pasar yang terbuka bagi produk dan jasa yang baru mejadi katalisator kewirausahaan, inovasi, dan investasi. Kita telah melihat investasi dan inovasi di pasar Internet global untuk negara-negara yang berupaya membuka kebijakan Internet mereka.

Ketika kita bergerak maju dan "alun-alun Internet" terus berkembang, kami yakin bahwa kita akan dapat melindungi dan memajukan prinsip-prinsip kebebasan dan keamanan; transparansi dan kerahasiaan, dan kebebasan berbicara dan toleransi. Secara keseluruhan, semua unsur itu merupakan pilar dari suatu dunia maya yang gratis dan terbuka untuk semua.

*Artikel ini ditulis oleh Scot Marciel, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia.

� VIVAnews

China Blokir Foursquare

Pemblokiran ini menyusul banyaknya postingan berkaitan dengan Tiananmen Square

87376_foursquare_300_225.jpg (300�225)

VIVAnews - Menurut laporan sejumlah sumber, pemerintah di China telah memblokir layanan media sosial Foursquare.com di daratan Negeri Tirai Bambu.

Alasannya masih belum jelas, tetapi beberapa pihak berspekulasi bahwa hal ini disinyalir karena ramainya informasi peringatan 21 tahun atas tragedi pembantaian di Tiananmen Square yang hilir mudik di layanan berbasis lokasi tersebut.

Sebab, pemerintah China selama ini selalu menutup-nutupi tragedi tersebut dan mencekal tiap diskusi yang menyinggung topik tersebut. Bahkan pemerintah China telah memblok kata-kata kunci di mesin pencari di Internet.

Seperti diketahui, bertepatan dengan peringatan ke-21 tahun tragedi itu, Sabtu 5 Juni 2010, beberapa pengguna Foursquare melakukan update status, atau dikenal dengan istilah "check in", di lapangan Tiananmen Square sebagai bentuk solidaritas pada korban yang rata-rata adalah anti-pemerintah ketika itu.

Menariknya, Walikota yang saat ini memimpin wilayah Tiananmen Square itu juga aktif mengakses Foursquare dengan nickname Chommy.

Menurut laman Techblog86, sebuah website berita teknologi di China, terjadi peningkatan dramatis pada jumlah orang yang menggunakan layanan Foursquare di Tiananmen Square. Dalam screenshot aplikasi Foursquare pada iPhone, tampak ratusan orang "check in" di lokasi pembantaian.

Sampai saat ini, masih belum jelas apakah pemblokiran layanan Foursquare oleh pemerintah setempat akan berlaku tetap atau sementara. Kabarnya, mereka telah menggunakan teknologi firewall yang sangat canggih untuk menyaring konten-konten yang tidak layak diakses oleh masyarakat China.

Foursquare bukanlah layanan pertama yang menjadi "korban". Sebelumnya, Facebook dan Google juga telah diblokir dan belaku sampai saat ini. Karena, pemerintah China dinilai sangat sensitif untuk isu-isu yang menyinggung pelanggaran HAM atau SARA. (mt)

� VIVAnews

Sunday, October 23, 2011

Dubes AS: Kebebasan Internet di RI Bagus

Menurut dia, pemerintah di negara manapun tak perlu campur tangan atas kebebasan internet.

100800_dubes-as--scot-marciel_300_225.jpg (300�225)

VIVAnews - Duta Besar Amerika Serikat (AS), Scot Marciel, merasa senang atas kebebasan internet yang telah berlangsung di Indonesia. Dia menilai pemerintah tidak perlu sampai mengekang kebebasan internet.

"Saya melihat kebebasan internet sudah cukup luas di sini [Indonesia]. Makin banyak masyarakat yang menyadari manfaat internet dalam menyampaikan ekspresi dan kritik," kata Marciel dalam diskusi singkat dengan sejumlah wartawan di kediamannya di Jakarta, Jumat 18 Februari 2011.

Menurut Marciel, kebebasan internet di negeri ini sudah terbukti dengan aktifnya banyak warga Indonesia di laman-laman media sosial. "Indonesia memiliki komunitas facebook terbesar kedua di dunia, dan pengguna ketiga terbesar untuk Twitter," kata Marciel yang baru bertugas selama enam bulan di Jakarta.

Marciel juga mengakui bahwa Indonesia menjadi �rumah� bagi jutaan blog dengan segala macam topik: fotografi, politik, agama, olahraga, dan feysen, yang merupakan topik-topik umum yang dibaca dan ditulis. Kesan Marciel atas kebebasan internet di Indonesia juga tertuang dalam opininya di VIVAnews (artikel bisa dilihat dengan membuka tautan ini).

Menurut Dubes AS itu, pemerintah di negara manapun tidak perlu campur tangan atas kebebasan internet. Bahkan, pemerintah pun sulit untuk mengontrol kebebasan internet di negeri mereka. Ini terlihat dengan pergolakan di Mesir dan Tunisia serta beberapa negara lain. Demonstrasi pro-demokrasi terus berlangsung kendati rezim yang berkuasa saat itu berupaya memblokir akses internet.

"Munculnya berbagai laman media sosial dan blog di internet membuat pengetahuan masyarakat bertambah dan menjadi kritis untuk memperbaiki diri," kata Marciel.

Namun, Marciel menyadari bahwa kebebasan internet menimbulkan efek samping, yaitu disalahgunakan menjadi medium pornografi dan tindak kriminal. Masalah itulah yang menjadi kekhawatiran bagi banyak keluarga di Indonesia.

"Masalah ini juga terus dibicarakan di Amerika. Saya pun khawatir karena juga punya anak yang masih muda. Pornografi dan tindak kriminal seperti pencurian data di internet bisa dikatagorikan kriminalitas," kata Marciel.

Oleh karena itu, masyarakat pun bisa mengajukan gugatan ke polisi bagi pengirim materi pornografi dan pencuri informasi di dunia maya. Namun, tidak perlu ada pengekangan dari pemerintah dalam aturan apapun.

"Kebebasan internet yang saya dukung adalah menjadikan internet sebagai sarana yang ampuh mengkekspresikan diri dan mengutarakan opini tanpa perlu takut," kata Marciel.

� VIVAnews

Monday, October 3, 2011

Kerja Sama dengan ITB, BlackBerry Kembangkan Software

Kampus ITB. Dok: ITB
Kampus ITB. Dok: ITB
JAKARTA - Bagi kamu yang kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), mestinya bakal senang dengan direncanakannya kampus Ganesha sebagai sasaran investasi vendor gadget sebesar BlackBerry. Pasalnya kamu akan mendapat pendidikan mengenai handheld software smartphone tersebut.

Mengenai hal itu, Menteri Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan, untuk potensi lokasi kerja sama software atau konten dari BlackBerry nantinya akan berada di Bandung atau Bali.

"Saya tadi menyebutkan seperti misalkan di ITB daerah bandung. Bali juga mungkin," ungkap Hatta ketika ditemui di Gedung Kemenko, Jakarta, Senin (3/10/2011).

Lebih lanjut Hatta mengatakan, kerja sama blackberry ini juga berupa pendidikan mengenai software BlackBerry yang kemungkinan akan diberlakukan di Institute Teknologi Bandung (ITB).

"Kerja sama, kalau membangun institut cukup besar, seperti di india juga seperti itu," tambahnya.

Hatta juga mengatakan, dalam kerja sama tersebut, BlackBerry tidak meminta apapun atau hal khusus, namun nanti akan ada pembicaraan lebih lanjut mengenai adanya tax allowance dan tax holiday.

"Permintaan khusus dari mereka tidak ada. Mereka sudah tahu semua apa yang kita berikan. Untuk tax allowance dan tax holiday ada ketentuannya, nanti kita lihat di situ," pungkas Ketua Ikatan Alumni (IA) ITB tersebut

Sumber: http://kampus.okezone.com/read/2011/10/03/65/510293/kerja-sama-dengan-itb-blackberry-kembangkan-software

Saturday, October 1, 2011

2012, Yahoo Akan Dijual?


Email yang bocor dari salah seorang pendiri Yahoo kepada para karyawannnya mengindikasikan bahwa Yahoo kemungkinan akan
dijual dalam waktu beberapa bulan ke depan.

Seperti yang dikutip dari Neowin, Minggu (25/9/2011), ketika Yahoo memecat CEO Carol Bartz awal bulan ini, co-founder Jerry Yang, sebelumnya mengatakan kepada karyawannya bahwa perusahaan tersebut tidak akan dijual. Mungkin hal itu akan berubah, karena Business Insider melaporkan bahwa sebuah email yang bocor pekan ini dari Yang kepada seluruh pegawai Yahoo mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut sedang mempertimbangkan akan minat dari para pembeli.

"Para penasihat terus bekerja dengan kami untuk mengembangkan ide yang kami anggap baik. Mereka juga mengatakan beberapa pihak sudah menyatakan ketertarikannya," tulis Yang di emailnya kepada para pegawai Yahoo.

Rumor awal bulan ini juga menyebutkan bahwa Microsoft mungkin (kembali) berminat untuk membeli Yahoo, sesuatu yang pernah mereka coba beberapa tahun yang lalu dan gagal. Yang juga menanggapi beberapa rumor pembelian Yahoo yang kembali ramai akhir-akhir ini melalui emailnya.

"Akan ada banyak rumor dan spekulasi di media, sebagaimana yang sudah diagendakan oleh berbagai pihak. Sangat penting bagi kita untuk tidak terpengaruh atas rumor dan spekulasi tersebut," tambah Yang.

Nampaknya Yang dan jajaran direksi Yahoo ingin memastikan yang terbaik untuk perusahaan tersebut. "Meski saat ini kita berjalan dalam keadaan sedikit genting, tapi proses pemulihan ini akan memakan waktu bulanan bukan mingguan. Kami percaya bahwa proses tersebut layak untuk dinanti," pungkasnya.

RIM Isyaratkan Bunuh BlackBerry PlayBook

Headline


Jakarta � Menurut ahli, pembuat BlackBerry (BB) Research In Motion (RIM) telah memangkas produksi BB PlayBook. Selain itu, RIM diduga kuat membatalkan proyek masa depan tablet itu. Duh!Analis John Vihn dari Collins Stewart mengatakan, �Kami yakin RIM menghentikan produksi PlayBook dan secara aktif mempertimbangkan keluar dari pasar tablet�. Bukan tanpa alasan, tanda-tanda ini muncul dari gerak gerik RIM yang menghentikan lusinan pekerja pabriknya di Quanta Computer.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhg2hIdwUF7PEwK_-LUaPKNquCHihPVkEer38buKraTWldzTZPbG5CKPLNvykKjbn375pCJD_qLaNFlWLOMHj8mE8xHePImhY7NQtSRN7v0U5_84sNAx27RJE8z2omCRLK3iTKNZjM4Kdo/s320/BlackBerry+PlayBook.jpg
Selain itu, harga PlayBook sendiri yang makin turun juga menandakan pelambatan yang pasti. Terdapat dugaan kuat RIM tak menginginkan sahamnya juga turun. Jika hal ini benar, RIM akan menjadi perusahaan besar kedua setelah HP yang keluar dari pasar tablet.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivvaYaRqH_G14qsGbpyQfpsvQ5B-e05tXZRkw8bMje3HdeeB-vmnEw2NTCu7Gxb18yM-IrJcMBDxBN2CtPE31g4UqKJenkhHKfmwpLQpZA-JRukI2f1yWSXnf8savYe1hrHa6Q6tAHX4n5/s1600/Blackberry+Playbook.png
Pasar tablet sendiri saat ini sedang didominasi Apple dengan iPad-nya. Selain itu seperti ditulis Reuters, langkah Amazon yang merilis tabletnya, Kindle Fire, juga bisa menjadi alasan lain RIM memutuskan berhenti agar tak terperosok dalam jurang kerugian yang lebih dalam.
http://fahmirahman.files.wordpress.com/2011/01/blackberry-playbook.jpg



sumber :http://teknologi.inilah.com/read/detail/1780079/duh-rim-isyaratkan-bunuh-blackberry-playbook