Friday, September 30, 2011

Mereka yang Selamat dari Bom Bunuh Diri

Aksi teror bom di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Solo, Minggu 25 September 2011, menambah panjang daftar aksi bom bunuh diri di Indonesia. Selain menewaskan mereka yang tak berdosa, aksi tak bertanggungjawab ini tak ayal membuat trauma orang-orang yang berhasil selamat dalam ledakan-ledakan tersebut.
Asep Wahyudi, anggota polisi yang selamat dari aksi teror bom di depan Kedutaan Besar Australia di Kuningan, Jakarta, 17 Juli 2009. Foto: VIVAnews/ Tri Saputro

Abbas, Khotib dan Imam Shalat Jumat yang menjadi korban bom di Masjid Ad-Dzikra, Mapolresta Cirebon saat di rawat di RS. Pelabuhan Cirebon, Sabtu (16/4/2011). Foto: VIVAnews/ Muhamad Solihin.

Asep Wahyudi, anggota polisi yang selamat dari aksi teror bom di depan Kedutaan Besar Australia di Kuningan, Jakarta, 17 Juli 2009, bermain bersama keponakan. Foto: VIVAnews/ Tri Saputro
Tumini, korban aksi teror Bom Bali I yang sudah beberapa kali operasi wajah. Foto: VIVAnews/ Wima Saraswati

Nyoman Sunanda merupakan korban yang selamat saat peristiwa bom Bali I. Korban bekerja sebagai bartender di Paddy�s Pub. Foto: Wima Saraswati/ VIVAnews
Rahmat, korban bom di Masjid Ad-Dzikra, Mapolresta Cirebon saat di rawat di RS. Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (16/4/2011). Foto: VIVAnews/ Muhamad Solihin.